Baiq Adinda lahir dan besar di kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan dunia usaha karena keluarga besarnya memiliki usaha konveksi rumahan. Namun, perjalanan Adinda menjadi pengusaha baju muslim tidaklah mulus. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Adinda kuliah di Universitas Mataram. Saat itu, ia mulai melihat peluang bisnis di bidang fashion muslim karena tren busana muslim yang semakin berkembang, terutama di kalangan anak muda.
Dengan modal tabungan pribadi dan bantuan keluarga, Adinda memulai usaha kecil-kecilan berupa penjualan jilbab dan gamis secara online. Ia memasarkan produknya melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook. Awalnya, hanya segelintir konsumen yang tertarik. Namun, dengan ketekunan dan inovasi desain yang unik, perlahan-lahan usahanya mulai dikenal.
Pada tahun 2018, setelah mendapat respon positif dan permintaan yang semakin meningkat, Adinda memberanikan diri membuka toko fisik di salah satu jalan strategis di Mataram. Toko tersebut diberi nama "Adinda Muslim Fashion". Toko ini menawarkan beragam baju muslim seperti gamis, tunik, hijab, koko, dan beragam aksesoris lainnya dengan harga yang terjangkau namun kualitas terjaga. Baiq Adinda sangat memperhatikan tren fashion muslim sehingga setiap koleksi selalu mengikuti perkembangan zaman namun tetap menonjolkan ciri khas lokal NTB.
Selain menyediakan pakaian jadi, Adinda juga menawarkan jasa custom busana muslim sesuai keinginan pelanggan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi toko Adinda sehingga semakin banyak konsumen yang datang dari berbagai kalangan, baik lokal maupun dari luar NTB.
Salah satu kunci sukses Baiq Adinda adalah kemampuannya dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren pemasaran digital. Ia rajin mempromosikan toko dan produk via Instagram, WhatsApp, dan TikTok. Selain itu, Baiq juga aktif mengikuti bazar dan pameran produk lokal yang diadakan oleh pemerintah daerah maupun komunitas pengusaha muda di NTB.
Baiq Adinda mempercayai pentingnya pelayanan pelanggan. Setiap konsumen yang datang ke tokonya selalu menerima layanan ramah dan konsultasi gaya busana. Bahkan, Adinda rutin mengadakan workshop singkat di toko tentang cara memadukan pakaian muslim agar tetap stylish dan syar"i.
Kepercayaan konsumen semakin meningkat berkat kejujuran dan komitmen Adinda dalam menjaga kualitas produk. Ia menjalin kerja sama dengan penjahit lokal dan produsen kain di Lombok untuk memastikan semua bahan dan proses produksi dilakukan dengan prinsip halal dan berstandar baik.
Tidak hanya berfokus pada profit, Baiq Adinda berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar, terutama perempuan muda yang ingin mandiri secara ekonomi. Ia membuka kesempatan magang dan pelatihan menjahit untuk warga di sekitar tokonya. Beberapa peserta pelatihan bahkan kini telah membuka usaha konveksi sendiri atau menjadi mitra produksi bagi Adinda Muslim Fashion.
Baiq juga aktif dalam komunitas pengusaha perempuan dan sering menjadi narasumber dalam seminar motivasi bisnis di NTB. Ia berbagi pengalaman tentang pentingnya ketekunan, adaptasi, serta mengelola keuangan usaha agar tidak mudah menyerah.
Walaupun telah sukses, Baiq Adinda tidak lepas dari tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah persaingan yang semakin ketat dengan toko-toko fashion muslim lain serta maraknya toko online dari luar daerah. Namun, Baiq mampu berinovasi dengan menghadirkan produk yang mengangkat ciri khas budaya NTB seperti motif kain tenun Sasak pada gamis dan hijab.
Di masa pandemi COVID-19, toko Adinda sempat mengalami penurunan omzet. Untuk mengatasinya, ia memperkuat pemasaran online dan menyediakan diskon khusus serta penjualan bundling. Baiq juga mulai membuat konten video styling dan tips fashion muslim untuk meningkatkan interaksi dengan konsumen melalui media sosial. Berkat strategi ini, omzet perlahan-lahan kembali meningkat.
Kisah Baiq Adinda menjadi teladan bagi banyak pengusaha muda di Mataram dan NTB. Ia membuktikan bahwa dengan niat, tekad kuat, dan kemauan untuk terus belajar, peluang bisnis di bidang fashion muslim sangat terbuka lebar. Baiq Adinda tidak hanya menginspirasi lewat bisnisnya, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan upaya pemberdayaan masyarakat.
Baiq Adinda selalu menekankan agar pengusaha muda tidak takut memulai usaha walaupun dengan modal terbatas. Ia percaya bahwa modal terbesar adalah niat dan keinginan untuk berkembang. Baiq Adinda juga selalu menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan pelanggan sebagai aset utama dalam bisnis.
Melihat perkembangan dunia digital, Baiq Adinda terus berinovasi dengan membuat website toko online sendiri dan memperluas pasar ke luar pulau. Ia mulai merambah opsi pembayaran digital dan pengiriman ke seluruh Indonesia. Selain itu, Baiq aktif menjalin kerja sama dengan influencer muslimah agar produk-produk Adinda Muslim Fashion semakin dikenal luas.
Di masa depan, Baiq Adinda berencana untuk mengembangkan lini produk yang ramah lingkungan dengan bahan organik dan produksi yang minim limbah. Ia ingin menjadikan Adinda Muslim Fashion sebagai pelopor fashion muslim berkelanjutan di NTB. Adinda percaya bahwa konsumen kini semakin peduli pada produk yang ramah lingkungan dan halal.
Kisah sukses Baiq Adinda dan toko baju muslim di Mataram, Nusa Tenggara Barat, membuktikan bahwa peluang bisnis di bidang fashion muslim masih sangat besar, bahkan di daerah. Dedikasi, inovasi, dan komitmen dalam memberdayakan masyarakat menjadikan Baiq Adinda sosok inspiratif. Bagi Anda yang ingin memulai usaha, kisah Baiq Adinda bisa menjadi motivasi agar tidak mudah menyerah, terus belajar, dan selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Kisah ini juga menunjukkan bahwa bisnis bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga berbagi manfaat dan membawa perubahan positif bagi masyarakat sekitar. Baiq Adinda adalah contoh nyata, bahwa pengusaha muda dari daerah pun bisa sukses dan membawa harum nama NTB di kancah nasional.